Sejak
awal peradaban, manusia selalu termotivasi memperbaharui teknologi yang ada.
Hal ini merupakan perkembangan yang hebat dan terus mengalami kemajuan. Dari
semua kemajuan yang signifikan yang dibuat oleh manusia sampai hari ini,
mungkin hal yang terpenting adalah perkembangan internet.
Perkembangan Internet
Internet
( Interconection Networking )
merupakan suatu jaringan yang menghubungkan computer diseluruh dunia tanpa
dibatasi oleh jumlah unit menjadi satu jaringan yang bisa saling mengakses.
Dengan internet tersebut, satu computer dapat berkomunikasi secara langsung
dengan computer lain diberbagai belahan dunia.
Alasan
mengapa era ini memberikan dampak yang cukup signifikan bagi berbagai aspek
kehidupan.
a.
Informasi pada
internet bisa diakses 24 jam dalam sehari
b.
Biaya murah
dan bahan gratis
c.
Kemudahan
akses informasi dan melakukan transaksi
d.
Kemudahan
membangun relasi dengan pelanggan
e.
Materi dapat
di up-date dengan mudah
f.
Pengguna
internet telah merambah ke segala penjuru
Karakteristik Dunia Maya
Internet identik dengan cyberspace atau dunia maya. Dysson (1994) cyberscape merupakan suatu ekosistem bioelektronik di semua tempat
yang memiliki telepon, kabel coaxial, fiber optic atau elektomagnetik waves.
Hal ini berarti bahwa tidak ada yang tahu pasti seberapa luas internet secara
fisik.
Karakteristik dunia maya ( Dysson : 1994 ) sebagai
berikut :
a.
Beroperasi
secara virtual / maya
b.
Dunia cyber
selalu berubah dengan cepat
c.
Dunia maya
tidak mengenal batas-batas territorial
d.
Orang-orang
yang hidup dalam dunia maya tersebut dapat melaksanakan aktivitas tanpa harus
menunjukkan identitasnya
e.
Informasi di
dalamnya bersifat public
Pentingnya Etika di
Dunia Maya
Hadirnya internet dalam kehidupan manusia telah
membentuk komunitas masyarakat tersendiri. Surat
menyurat yang dulu dilakukan secara tradisional (merpati pos atau kantor pos)
sekarang bisa dilakukan hanya dengan duduk dan mengetik surat tersebut di depan computer.
Beberapa alasan mengenai pentingnya etika dalam
dunia maya adalah sebagai berikut:
a.
Bahwa pengguna
internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan
adat istiadat yang berbeda-beda.
b.
Pengguna
internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam
berinteraksi.
c.
Berbagai macam
fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak
etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan
hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
d.
Harus
diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan
memungkinkan masuknya “penghuni” baru didunia maya tersebut.
Netiket : Contoh
Etika Berinternet
Netiket atau Nettiquette,
adalah etika dalam berkomunikasi menggunakan internet.
a.
Netiket pada one to one communications
Yang dimaksud dengan one to one communications adalah kondisi dimana komunikasi terjadi
antarindividu “face to face” dalam sebuah dialog.
b.
Netiket pada one to many communications
Konsep komunikasi
one to meny communications
adalah bahwa satu orang bisa berkomunikasi kepada beberapa orang sekaligus. Hal
itu seperti yang terjadi pada mailing
list dan net news.
c.
Information
services
Pada perkembangan internet, diberikan fasilitas dan
berbagai layanan baru yang disebut layanan informasi (information service). Berbagai jenis layanan ini antara lain
seperti Gropher, Wais, Word Wide Web
(WWW), Multi-User Dimensions (MUDs), Multi-User Dimensions which are object
Oriented (MOOs)
Pelanggaran Etika
Seperti
halnya etika dalam kehidupan bermasyarakat, sanksi yang diperoleh terhadap
suatu pelanggaran adalah sanksi social. Sanksi social bisa saja berupa teguran
atau bahkan dikucilkan dari kehidupan bermasyarakat.
Demikian
juga dengan pelanggaran etika berinternet. Sanksi yang akan diterima jika
melanggar etika atau norma-norma yang berlaku adalah dikucilkan dari kehidupan
berkomunikasi berinternet.
Potensi-Potensi Kerugian Yang Disebabkan Pemanfaatan Teknologi
Informasi
1.
Rasa ketakutan.
Banyak orang
mencoba menghindari pemakaian komputer, karena takut merusakkan, atau takut kehilangan kontrol, atau secara umum takut
menghadapi sesuatu yang baru,
ketakutan akan kehilangan data, atau harus diinstal ulang sistem program menjadikan pengguna
makin memiliki rasa ketakutan ini.
2.
Keterasingan.
Pengguna komputer
cenderung mengisolir dirinya, dengan kata
lain menaiknya jumlah waktu pemakaian komputer, akan juga membuat mereka makin terisolir.
3.
Golongan miskin
informasi dan minoritas.
Akses kepada sumberdaya juga terjadi ketidakseimbangan ditangan pemilik kekayaan dan komunitas yang mapan.
Akses kepada sumberdaya juga terjadi ketidakseimbangan ditangan pemilik kekayaan dan komunitas yang mapan.
4.
Pentingnya
individu.
Organisasi besar menjadi makin impersonal, sebab biaya untuk menangani kasus khusus/pribadi satu persatu menjadi makin tinggi.
Organisasi besar menjadi makin impersonal, sebab biaya untuk menangani kasus khusus/pribadi satu persatu menjadi makin tinggi.
5.
Tingkat
kompleksitas serta kecepatan yang sudah tak dapat ditangani.
Sistem yang dikembangkan dengan birokrasi komputer begitu kompleks dan cepat berubah sehingga sangat sulit bagi individu untuk mengikuti dan membuat pilihan. Tingkat kompleksitas ini menjadi makin tinggi dan sulit ditangani, karena dengan makin tertutupnya sistem serta makin besarnya ukuran sistem (sebagai contoh program MS Windows 2000 yang baru diluncurkan memiliki program sekitar 60 juta baris). Sehingga proses pengkajian demi kepentingan publik banyak makin sulit dilakukan.
Sistem yang dikembangkan dengan birokrasi komputer begitu kompleks dan cepat berubah sehingga sangat sulit bagi individu untuk mengikuti dan membuat pilihan. Tingkat kompleksitas ini menjadi makin tinggi dan sulit ditangani, karena dengan makin tertutupnya sistem serta makin besarnya ukuran sistem (sebagai contoh program MS Windows 2000 yang baru diluncurkan memiliki program sekitar 60 juta baris). Sehingga proses pengkajian demi kepentingan publik banyak makin sulit dilakukan.
6.
Makin rentannya
organisasi.
Suatu organisasi yang bergantung pada teknologi yang kompleks cenderung akan menjadi lebih ringkih. Metoda seperti Third Party Testing haruslah makin dimanfaatkan.
Suatu organisasi yang bergantung pada teknologi yang kompleks cenderung akan menjadi lebih ringkih. Metoda seperti Third Party Testing haruslah makin dimanfaatkan.
7.
Dilanggarnya
privasi.
Ketersediaan sistem pengambilan data yang sangat canggih memungkinkan terjadinya pelanggaran privasi dengan mudah dan cepat.
Ketersediaan sistem pengambilan data yang sangat canggih memungkinkan terjadinya pelanggaran privasi dengan mudah dan cepat.
8.
Pengangguran dan
pemindahan kerja.
Biasanya ketika suatu sistem otomasi diterapkan, produktivitas dan jumlah tempat pekerjaan secara keseluruhan meningkat, akan tetapi beberapa jenis pekerjaan menjadi makin kurang nilainya, atau bahkan dihilangkan.
Biasanya ketika suatu sistem otomasi diterapkan, produktivitas dan jumlah tempat pekerjaan secara keseluruhan meningkat, akan tetapi beberapa jenis pekerjaan menjadi makin kurang nilainya, atau bahkan dihilangkan.
9.
Kurangnya tanggung
jawab profesi.
Organisasi yang tak bermuka (hanya diperoleh kontak elektronik saja), mungkin memberikan respon yang kurang personal, dan sering melemparkan tanggungjawab dari permasalahan.
Organisasi yang tak bermuka (hanya diperoleh kontak elektronik saja), mungkin memberikan respon yang kurang personal, dan sering melemparkan tanggungjawab dari permasalahan.
10.
Kaburnya citra manusia.
Kehadiran terminal pintar (intelligent terminal), mesin pintar, dan sistem pakar telah menghasilkan persepsi yang salah pada banyak orang.
Kehadiran terminal pintar (intelligent terminal), mesin pintar, dan sistem pakar telah menghasilkan persepsi yang salah pada banyak orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar